PHBS, Praktik Menjaga Kesehatan Diri dan Lingkungan dalam Kenormalan Baru

Jalapantura.com - Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) adalah semua perilaku kesehatan yang dilakukan atas kesadaran sehingga anggota keluarga, dampaknya dapat  menolong dirinya sendiri di bidang kesehatan dan dapat berperan aktif dalam kegiatan-kegiatan kesehatan keseharian.

Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) merupakan salah satu cara dalam memberikan pengetahuan baru terhadap individu maupun kelompok dengan membuka jalur komunikasi, memberikan informasi serta melakukan edukasi untuk meningkatkan pengetahuan, sikap dan perilaku, melalui pendekatan Advokasi, Bina  Suasana dan Gerakan masyarakat sehingga dapat menerapkan cara-cara hidup sehat dalam menjaga dan memelihara serta meningkatkan kesehatan masyarakat, (Kemenkes, 2011). 

Jadi PHBS ialah pengetahuan, sikap dan tindakan proaktif untuk memelihara dan mencegah risiko terjadinya penyakit, melindungi diri dari ancaman penyakit  yang  dipraktikkan  atas dasar kesadaran sebagai hasil pembelajaran yang menjadikan seseorang atau keluarga dapat menolong diri sendiri di bidang kesehatan dan berperan aktif dalam menciptakan kesehatan di masa pandemi covid-19.

Dalam bahasa Indonesia New Normal artinya kenormalan baru. Kenormalan  baru  merupakan keadaan normal yang baru yang belum ada sebelumnya. New Normal adalah keadaan adaptasi terhadap lingkungan  dalam  bentuk  perilaku gaya hidup dan cara kerja dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan agar masyarakat Indonesia tetap produktif, tetap melakukan aktivitas ekonomi, tetap sehat, dan terhindar dari virus corona. 

Penelitian yang dilakukan Sujian Suretno, Muhammad Priyatna, Ujang andi Yusuf dan Sakir Riska Wati dari STAI Al-Hidayah Bogor menunjukkan bahwa kesdaran masyarakat akan pentingnya perilaku hidup sehat dan menerapkan protokol kesehatan masih sangat rendah. Karenanya terdapat warga yang positif covid-19 sekitar 50 orang sehingga memberikan dampak ekonomi pada industri pembuatan sandal dan sepatu menjadi menurun. Dengan kerjasama desa suka makmur, masyarakat dan tim PKM dengan memberikan penyuluhan pentingnya prokes dan memberikan solusi meringgankan beban ekonomi masyarakat. Dengan adata ini dapat di simpulkan bahwa warga desa suk makmur masih abai dengan pentingnya kesehatan dimasa pandemi, (Sujian Suretno, 2021).

Urgensi kebijakan penerapan new normal yang ditetapkan oleh pemerintah membuat cara pandang yang positif dan kritis serta berperilaku yang produktif. Berikut beberapa perilaku  hidup  bersih  dan sehat  di era  new normal pandemi covid-19.

1. Mencuci tangan dengan sabun dan air bersih. Perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) ini bertujuan untuk tetap menjaga kebersihan pribadi dan mencegah penularan dari berbagai penyakit yang ditularkan  melalui  tangan yang terkontaminasi oleh kuman.

2. Mengonsumsi makanan sehat. Di masa pandemi, seseorang sangat rentan dengan penyakit yang masuk ke dalam tubuh. Maka PHBS ini menyarankan untuk banyak mengkonsumsi makanan sehat seperti buah dan sayur. Buah banyak mengandung vitamin dan sayur banyak mengandung serat dan mineral.

3. Mengkonsumsi air putih yang cukup. Mengonsumsi  air  putih kurang lebih 8 gelas sehari dapat membantu tubuh menjadi lebih kuat dan tidak mudah dehidrasi serta dapat meningkatkan  kesehatan tubuh manusia.

4. Olahraga secara teratur. Olahraga adalah kegiatan yang   sangat   penting   bagi tubuh manusia. Tidak hanya sehat, olahraga juga dipercaya akan membuat hidup manusia lebih bahagia, karena       olahraga dapat menenangkan tubuh dan fikiran manusia.

5. Istirahat yang cukup. Istirahat yang kurang dapat menyebabkan penurunan imunitas pada tubuh manusia. Akibatnya manusia mudah terjangkit  penyakit.  Jadi, idealnya istirahat itu dilakukan minimal 7-8 jam sehari agar hidup tetap sehat.

6. Membersihkan lingkungan hidup sekitar. Kebersihan lingkungan hidup adalah  hal  yang  sangat penting   untuk   menghindari berbagai macam penyakit. Lingkungan yang bersih dapat menciptakan  hidup  yang sehat dan nyaman, yaitu dengan cara menerapkan hal yang kecil seperti tidak membuang sampah sembarangan di sekitar  rumah.

7. Selalu menggunakan masker ketika keluar rumah dan hendak bepergian ke tempat publik. Masker tidak hanya dapat mencegah masuknya bakteri. Namun, masker juga dapat mencegah penyebaran virus dengan melindungi bagian wajah dari Droplets seseorang yang terjangkit penyakit.

8. Terapkan Physical Distancing. Menerapkan Physical Distancing sangat penting ketika kita berada di ruang publik atau keramaian. Menjaga jarak dan tidak melakukan kontak langsung dengan orang lain,   kecuali jika ada kepentingan.

9. Bersihkan permukaan benda dengan disinfektan. Untuk   barang   atau   benda yang sering disentuh dengan banyak orang baik di rumah ataupun diluar rumah, sebaiknya benda-benda tersebut dapat dibersihkan dengan disinfektan secara rutin. Tidak hanya barang ataupun benda milik seseorang, tangan juga salah satu  media  penyebaran bakteri atau penyakit yang harus sering dibersihkan dengan hand sanitizer agar tidak mudah terkena atau tertular penyakit, hal itu disebutkan Sujian Suretno, M. P. (2021) dalam Pemberdayaan Masyarakat terhadap Lingkungan, Perilaku Hidup Sehat, dan Ketahanan Pangan di Era New Normal. STAI Al-hidayah Bogor.

Penulis adalah, 

Rika Sofyunnida, Mahasiswa IPMAFA Jurusan Perbankan Syariah

 


Posting Komentar untuk "PHBS, Praktik Menjaga Kesehatan Diri dan Lingkungan dalam Kenormalan Baru "